Detail Cantuman Kembali

XML

perencanaan sistem propulsi pada kapal ikan KM. Karunia Baru di paciran lamongan


Dalam operasinya di laut, suatu kapal harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan kecepatan dinas (Vs) seperti yang direncanakan. Hal ini mempunyai arti bahwa, kapal haruslah mempunyai rancangan sistem propulsi (penggerak) yang dapat mengatasi keseluruhan gaya-gaya hambat (total resistance) yang terjadi agar memenuhi standar kecepatan dinasnya. Disalah satu tempat penangkapan ikan di Lamongan yaitu desa Kranji, para pembuat kapal dalam membuat kapal bangunan baru didasarkan pada ilmu turun temurun yang hanya berpatokan pada ukuran kapal sebelumnya tanpa memperhitungkan perencanaan sistem propulsi dengan baik. Sehingga hal ini dapat menyebabkan kecepatan dinas kapal tidak tercapai. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan kajian tentang penentuan sistem propulsi dengan menghitung tahanan kapal, merencanakan propeller, merencanakan stern tube dan analisa dengan bantuan software Maxsurf. Dari penelitian ini didapatkan hasil sistem propulsi tipe propeller B-4.40, dengan putaran propeller 400 rpm, diameter 0,9525 m, dan pitch 0,59. Stern tube dengan panjang poros 3,418 m, diameter 0,17144 m, tebal bantalan 0,007505 m, menggunakan sistem pelumasan air. Kebutuhan daya motor induk sebesar 137,986 HP.
Eko Bayu Suryadi - Personal Name
Arif Winarno, S.T., M.T. - Personal Name
622.18.13 Eko p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xiii, 69 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...